Asal Nama dan Teknologi Roket

Kemarin sudah ditulis mengenai Apa itu Roket dan Manfaat bagi manusia, sekarang dilanjutkan dengan sejarah roket, siapa yang pertama kali menggunakannya serta tahun berapa kejadiannya.


Teknologi roket pertama kali dikenal oleh Eropa menyusul penggunaannya oleh pasukan Mongol ketika mereka menaklukkan sebagian dari Rusia, eropa timur dan eropa tengah. Para Mongolia telah memperolah teknologi dengan menaklukkan Cina bagian utara dan juga oleh pekerja dari ahli peroketan cina sebagai tentara bayaran untuk militer Mongol.


Laporan dari pertempuran Mohi pada tahun 1241 menggambarkan penggunaan roket seperti senjata oleh bangsa Mongol terhadap Magyar. Roket teknologi juga menyebar ke Korea, pada abad ke 15 dengan hwacha beroda yang akan meluncurkan roket Shin Ki Chon.

Selain itu, penyebaran roket ke eropa juga dipengaruhi oleh Utsmani pada pengepungan Konstantinopel pada tahun 1453. Dalam sejarah mereka, roket-roket yang dipublikasikan ke internet, NASA, mengatakan bahwa roket muncul dalam sastra Arab pada tahun 1258 masehi, yang menggambarkan penyerbuan Mongol menggunakan roket pada tanggal 15 Februari untuk merebut kota Baghdad.



Asal Kata Roket

Nama roket berasal dari bahasa Italia "Rocchetta" yang artinya "Sekering kecil", nama petasan kecil yang diciptakan oleh Artificer Italia Muratori pada tahun 1379.

Roket ketika itu amat tidak efisien. Roket modern bermula ketika Robert Goddart meletakkan corong de Laval pada kamar pembakaran mesin roket, menggandakan daya dorong dan meningkatkan keefisien, membuka kemungkinan kepada perjalanan vertikal ke angkasa.




Teknik ini setelahnya digunakan pada roket V-2 yang dirancang oleh Wernher Von Braun yang menjadi pemain utama dalam memajukan roket modern. V-2 digunakan secara luas oleh Adolf Hitler dalam fase Perang Dunia II sebagai senjata teror kepada penduduk Inggris dimana setiap peluncurannya berhasil menjulang tinggi ke angkasa menandai zaman angkasa.