107 Nama Cagar Alam di Indonesia

Pasti ada yang bertanya-tanya, sebenarnya apakah itu cagar alam? Apa fungsinya kok bisa hadir di tengah-tengah negara ini. Juga ada Suaka Margasatwa yang ternyata pengertiannya sangat membingunkan dibaca. Bedanya apa dengan cagar alam.

Menurut wikipedia cagar alam pengertiannya adalah suatu kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan. tumbuhan, satwa dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami. Duh panjagnya, jadi kesimpulannya apa ya.


Kalau menurut guru di sekolah, pokoknya cagar alam itu adalah hutan yang dilindungi dimana di dalamnya terdapat berbagai macam tumbuhan, hewan yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia. Salah satu cagar alam itu adalah Aceh Raflesia I/II Serbejadi yang memiliki luas 300 hektar yang berada di Nangroe Aceh Darussalam.

Di Jawa Timur, ada 22 cagar alam yaitu:
  1. Cagar Alam Arjuna Lalijiwo.
  2. Cagar Alam Besowo Gadungan.
  3. Cagar Alam Corah Manis Sempolan I/VII.
  4. Cagar Alam Geding
  5. Cagar Alam Gua Nglirip
  6. Cagar Alam Gunung Abang
  7. Cagar Alam Gunung Barung
  8. Cagar Alam Gunung Picis
  9. Cagar Alam Janggangan Rogojampi I/I
  10. Cagar Alam Kawah Ijen
  11. Cagar Alam Laut Pasir Tengger
  12. Cagar Alam Manggis Gadungan
  13. Cagar Alam Nusa Barong
  14. Cagar Alam Pancuran Ijen I/II
  15. Cagar Alam Pulau Noko dan Pulau Nusa
  16. Cagar Alam Pulau Sempu
  17. Cagar Alam Ranu Darungan
  18. Cagar Alam Ranu Kumbolo
  19. Cagar Alam Ranu Paniregulo
  20. Cagar Alam Saobi/Kangean
  21. Cagar Alam Sungai Kolbu
  22. Cagar Alam Watanganan Puger I/II





Bukan main, rata-rata cagar alam Indonesia letaknya ada di pulau jawa seperti Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Karena peduli, maka wajarlah mereka mengadakan CA ini sebagai bukti keseriusan untuk anak cucu nanti. Ada juga Cagar Alam Dieng yang terdapat di Provinsi DI. Yogyakarta.


Sedangkan Ujung Kulon adalah termasuk Suaka Margasatwa, bukan Cagar Alam. Ujung Kulon terdapat di Banten dengan luas 36.12 hektar lahan. Dan Cagara Alam Pangandaran yang terdapat di Provinsi Jawa Barat.




Berikut ini 107 Nama Cagar Alam di Indonesia:


1. Aceh Raflesia I/II Serbejadi - 300 ha - Nangroe Aceh Darussalam
2. Arcadomas - 2 ha - Jawa Barat
3. Arjuna-Lalijiwo - 4.960 ha - Jawa Timur
4. Baringin Sati - 0,20 ha - Sumatera Barat
5. Batang Lupuh - 340 ha - Sumatera Barat
6. Batu Gajah - 1 ha - Sumatera Utara
7. Batu Gimrit - 0,50 ha - Sumatera Utara
8. Batu Kahu -1.762,80 ha - Bali
9. Besowo Gadungan - 7 ha - Jawa Timur
10. Bojong Larang - 750 ha - Jawa Barat
11. Bukit Raya -150.000 ha - Kalimantan Tengah
12. Bukit Tangkilang - 3.000 ha - Kalimantan Tengah
13. Bantimurung -18 ha - Sulawesi Selatan
14. Cadas Malang - 21 ha - Jawa Barat
15. Cigenteng Cipanyi I/II -10 ha - Jawa Barat
16. Cimangkat - 56 ha - Jawa Barat
17. Corah Manis Sempolan I/VII -16 ha - Jawa Timur
18. Curug Bengkawa -1,5 ha - Jawa Tengah
19. Digul Iwul - 9 ha - Jawa Tengah
20. Depok - 6 ha - Jawa Barat
21. Dolok Laut - 39 ha - Sumatera Utara
22. Dolok Sungap - 23.800 ha - Sumatera Utara
23. Dolok Tinggi -167 ha - Sumatera Utara
24. Dusun Besar -11,65 ha - Bengkulu
25. Geding - 2 ha - Jawa Timur
26. Gua Nglirip - 3 ha - Jawa Timur
27. Gunung Abang - 50 ha - Jawa Timur
28. Gunung Barung -195,5 ha - Jawa Timur
29. Gunung Gede -1.040 ha - Jawa Barat
30. Gunung Indrapura -15.530 ha - Sumatera Barat
31. Gunung Krakatau - 2500 ha - Lampung
32. Gunung Lokon -100 ha - Sulawesi Utara
33. Gunung Lorentz - 320.000 ha - Papua
34. Gunung Malabar - 8,3 ha - Jawa Barat
35. Gunung Palung - 3.000 ha - Kalimantan Barat
36. Gunung Papandayan -126 ha - Jawa Barat
37. Gunung Picis - 27,9 ha - Jawa Timur
38. Gunung Tangkuban Parahu -1.290 ha - Jawa Barat
39. Janggangan Rogojampi I/I - 8,5 ha - Jawa Timur
40. Karang Bolong - 0,5 ha - Jawa Tengah
41. Kawah Ijen - 2.560 ha - Jawa Timur
42. Kelìng I/II - 60 ha - Jawa Tengah
43. Kota Waringin/Sampit (Tanjung Puting) - 30.000 ha - Kalimantan Tengah
44. Laut Debuk-debuk - 7 ha - Sumatera Utara
45. Laut Pasir Tengger - 5.290 ha - Jawa Timur
46. Lembah Anai - 221 ha - Sumatera Barat
47. Lembah Harau - 298 ha - Sumatera Barat
48. Leuwang Sancang - 2.157 ha - Jawa Barat
49. Liang Balik - 0,50 ha - Sumatera Utara
50. Lopatfunpi - 8 ha - Kalimantan Barat
51. Mandor - 2.000 ha - Kalimantan Barat
52. Manggis Gadungan - 12 ha - Jawa Timur
53. Mega Mendung -12,5 ha - Sumatera Barat
54. Moga - 1 ha - Jawa Tengah
55. Muara Angke -15 ha - DKI Jakarta
56. Nusa Barong - 6.100 ha - Jawa Timur
57. Nusa Kambangan -1 ha - Jawa Tengah
58. Padang Lauwi -1.000 ha - Kalimantan Selatan
59. Panaitan -17.500 ha - Banten
60. Penanjung Pangandaran - 457 ha - Jawa Barat
61. Pancuran Ijen I/II - 9 ha - Jawa Timur
62. Panua -1500 ha - Sulawesi Utara
63. Panjalu -16 ha - Jawa Barat
64. Parawen - 6200 ha - Kalimantan Tengah
65. Penger Wunung Darupono - 30 ha - Jawa Tengah
66. Pulau Bokor -15 ha - DKI Jakarta
67. Pulau Noko dan Pulau Nusa -15 ha - Jawa Timur
68. Pulau Rambut -18 ha - DKI Jakarta
69. Pulau Seno -1.250 ha - Maluku
70. Pulau Sempu - 877 ha - Jawa Timur
71. Raflesia Bengkulu - 2.143 ha - Bengkulu
72. Raflesia Cawang - 0,22 ha - Bengkulu
73. Raflesia Despasah I/II - 0,26 ha - Bengkulu
74. Ranca Danau - 2.500 ha - Jawa Barat
75. Ranu Darungan - 380 ha - Jawa Timur
76. Ranu Kumbolo -1.340 ha - Jawa Timur
77. Ranu Paniregulo - 96 ha - Jawa Timur
78. Rimbopanti - 3.500 ha - Sumatera Barat
79. Rumphius - 2,5 ha - Maluku
80. Sangeh -10 ha - Bali
81. Saobi/Kangean - 430 ha - Jawa Timur
82. Sibolangit -115 ha - Sumatera Utara
83. Sukawayana - 79.100 ha - Banten
84. Sungai Kolbu - 9 ha - Jawa Timur
85. Takokak - 50 ha - Jawa Barat
86. Taman Baru Maelang - 70.000 ha - Jawa Timur
87. Tanah Pandauh - 500 ha - Nusa Tenggara Barat
88. Takoko Batuangus - 4.446 ha - Sulawesi Utara
89. Pelabuhan Ratu - 33 ha - Jawa Barat
90. Tanjung Amolenggo - 850 ha - Sulawesi Utara
91. Talaga Bodas - 265 ha - Jawa Barat
92. Talaga Patengan -150 ha - Jawa Barat
93. Talaga Warna - 23,25 ha - Jawa Barat
94. Telogo Dringo - 26,10 ha - Jawa Tengah
95. Telogo Ranjang -18,5 ha - Jawa Tengah
96. Telogo Sumurup - 20,10 ha - Jawa Tengah
97. Telogo warno/Pengilon - 39,6 ha - Jawa Tengah
98. Tonggala -125 ha - Sulawesi Utara
99. Ulolanan Kecubung - 71 ha - Jawa Tengah
100. Ulu Tiangko -1 ha - Jambi
101. Ujung Honye -10.000 ha - Jawa Barat
102. W. Mual -17.500 ha - Maluku
103. W. Nua - 20.000 ha - Maluku
104. Watanganan Puger I/II -16 ha - Jawa Timur
105. Wijayakusuma -1 ha - Jawa Tengah
106. Yanlapa - 32 ha - Jawa Barat
107. Yunghun - 2,5 ha - Jawa Barat.

Jujur, kalau posting artikel beginian akan membuat malas yang membacanya, tapi dibalik malasnya pasti ada keinginan hati untuk mengengok lebih dekat cagar alam yang ada di Indonesia ini. Sadarkah kalaian bahwa cagar alam memang harus ada dan diadakan oleh pemerintah dan kita semua wajib menjaga kelestariannya.

Di Jakarta sendiri, cagar alam buka tidak ada, melainkan ada tiga cagar alam yaitu Muara Angke, Pulau Bokor dan Pulau Rambut. Padahal Jakarta adalah ibukota negara Indonesia, [adat penduduk, namun masih disisakan untuk menaungi kawasan atau hutan kecil yang bernama Cagar Alam.

0 Response to "107 Nama Cagar Alam di Indonesia "

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Categories

pengetahuan (559) Sejarah (150) Hewan (36) Batu Akik (24) Bahan Tambang (19) Tahukah Kamu (15) Islam (12) Hari Besar (11) Pramuka (10) Gunung (8) Laut (7) Bahasa (5) PBB (5) Alat Musik (4) Makanan (4) Pabrik (4) Singkatan (4) Baju (3) Biografi (3) Dongeng (3) Hukum Fisika (3) Anak (2) Bandara (2) Minyak (2) TNI (2) Bendera (1) Doa (1) Kerupuk (1) Kosmetik (1) Piala (1) Televisi (1)

Google+ Followers

Pengikut