Mengenal Mikroskop Cahaya

Mikroskop cahaya atau disebut juga dengan compound light microscope. Adalah merupakan mikroskop yang menggunakan cahaya lampu sebagai pengganti cahaya matahari sebagaimana mikrosko[p konvensional.

Pada mikroskop sederhana, sumber cahaya masih berasal dari sinar matahari yang dipantulkan oleh suatu cermin datar atau cekung yang ada di bawah kondensor.

Cermjin ini akan mengarahkan cahaya dari luar ke dalam kondensor.

Mikroskop cahaya menggunakan tiga buah lensa, yaitu:
1. Lensa objektif.
2. Lensa okuler.
3. Lensa kondensor.





Lensa okuler yang terletak pada mikroskop dapar berbentuk lensa tunggal (monokuler) atau lensa ganda (binokuler). Lensa objektif berfungsi untuk pembentukan bayangan pertama dan menentukan struktur serta bagian renik yang akan terlihat pada bayangan akhir.

Juga berkemampuan untuk memperbesar objek sehingga dapat memiliki nilai aperture.

Nilai aperture adalah ukuran daya pisah spesimen sehingga mampu menunjukkan struktur renik yang berdekatan sebagai dua benda yang terpisah.




Lensa okuler adalah lensa mikroskop yang ada di bagian ujung atas tabung, berdekatan dengan mata pengamat, berfungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif berkisar antara 4 sampai 25 kali.

Sedangkan lensa kondensor berfungsi untuk mendukung terciptanya pencahayan pada objek yang akan dilihat sehingga dengan pengaturan yang tepat akan diperoleh daya pisah yang maksimal.